Easy Access Article

Strategi Ekspansi Pasar Lewat Google Ads Multibahasa

Di era digital yang saling terhubung, batas wilayah bukan lagi hambatan untuk menjangkau pelanggan baru. Salah satu cara paling efektif dan cepat untuk menembus pasar luar daerah bahkan luar negeri adalah melalui Google Ads multibahasa. Dengan strategi ini, bisnis Anda bisa tampil secara lokal di berbagai bahasa, sekaligus tetap menjaga pesan yang relevan dan personal.

1. Mengapa Perlu Google Ads Multibahasa?

Calon pelanggan lebih mudah terhubung dan melakukan tindakan ketika mereka melihat iklan dalam bahasa mereka sendiri. Studi menunjukkan bahwa lebih dari 70% pengguna internet lebih mungkin membeli produk jika informasi tersedia dalam bahasa mereka.

Keunggulan lain:

  • Menjangkau audiens global atau multietnis di wilayah lokal
  • Meningkatkan relevansi iklan dan kualitas skor Google Ads
  • Meningkatkan tingkat konversi dan engagement

2. Kenali Target Pasar dan Bahasa yang Digunakan

Langkah pertama sebelum menjalankan kampanye multibahasa adalah riset pasar dan perilaku audiens:

  • Apakah audiens Anda menggunakan bahasa Inggris, Spanyol, Arab, Jepang, atau bahasa lokal lain?
  • Apakah produk Anda relevan untuk pasar regional tertentu (misal: Asia Tenggara, Eropa Timur)?
  • Gunakan Google Trends, Keyword Planner, atau Google Market Finder untuk melihat potensi pasar lintas bahasa.

3. Gunakan Struktur Kampanye Terpisah per Bahasa

Alih-alih mencampur berbagai bahasa dalam satu kampanye, pisahkan iklan berdasarkan bahasa atau lokasi target:

  • Kampanye 1: Bahasa Indonesia – Lokasi Indonesia
  • Kampanye 2: Bahasa Inggris – Lokasi Malaysia/Singapura
  • Kampanye 3: Bahasa Mandarin – Lokasi Taiwan/Hong Kong

Ini memudahkan:

  • Penyesuaian iklan
  • Pengelolaan anggaran
  • Pelacakan performa spesifik tiap pasar

4. Terapkan Terjemahan yang Kontekstual dan Lokal

Gunakan terjemahan yang natural dan relevan dengan budaya setempat. Hindari Google Translate mentah. Jika perlu, gunakan jasa profesional atau tim lokal agar:

  • Nada dan gaya bahasa terasa “asli”
  • Kalimat tidak terdengar kaku atau menyesatkan
  • CTA (Call to Action) disesuaikan secara kultural, misalnya:
    • “Order Now” bisa diubah menjadi “Pesan Sekarang” atau “Segera Dapatkan” tergantung konteks dan budaya.

5. Optimalkan Halaman Tujuan (Landing Page) Multibahasa

Tidak cukup hanya membuat iklan dalam berbagai bahasa. Landing page juga harus disesuaikan agar pengalaman pengguna konsisten:

  • Tampilkan bahasa yang sama dengan iklan
  • Gunakan domain terpisah (contoh: .com/id, .com/fr) atau fitur deteksi otomatis bahasa
  • Pastikan tata letak dan tombol CTA mudah dipahami oleh audiens dari berbagai latar belakang

6. Gunakan Fitur Targeting Khusus Google Ads

Manfaatkan pengaturan berikut untuk memaksimalkan hasil:

  • Language Targeting: Iklan hanya ditampilkan ke pengguna yang mengatur bahasa browser atau akun Google mereka sesuai bahasa target
  • Location Targeting: Gabungkan dengan penargetan geografis spesifik (negara, kota, atau radius)
  • Ad Customizer: Menampilkan iklan dinamis berdasarkan lokasi atau bahasa pengguna

7. Pantau, Analisa, dan Optimalkan Secara Berkala

Lakukan evaluasi rutin pada setiap kampanye:

  • Mana iklan yang paling banyak klik?
  • Apakah bahasa tertentu memiliki konversi lebih tinggi?
  • Apakah bounce rate meningkat karena ketidaksesuaian halaman dan iklan?

Gunakan Google Ads Report, Google Analytics, dan A/B testing untuk terus menyempurnakan strategi.

 

Kesimpulan

Ekspansi pasar bukan lagi proses yang rumit dan mahal. Dengan strategi Google Ads multibahasa dari Malang, bisnis Anda bisa menjangkau pelanggan lintas negara, lintas budaya, dan lintas bahasa dengan cara yang cepat, efisien, dan terukur.

Ingat, pelanggan lebih mudah percaya dan tertarik saat Anda berbicara dalam bahasa mereka sendiri. Maka, ubah keterbatasan bahasa menjadi jembatan kesuksesan global Anda.