Memulai bisnis di Indonesia menjadi peluang yang semakin menjanjikan seiring pertumbuhan ekonomi dan perkembangan ekosistem digital. Baik bagi pengusaha lokal maupun investor asing, Indonesia menawarkan pasar yang besar dengan beragam sektor potensial. Namun, sebelum menjalankan operasional bisnis, ada sejumlah syarat legal dan proses perizinan yang perlu dipahami agar usaha dapat berjalan lancar dan sesuai regulasi.
Agar tidak salah langkah, penting bagi calon pelaku usaha untuk memahami tahapan pendirian bisnis secara menyeluruh. Dengan persiapan yang tepat, proses legalitas bisnis bisa dilakukan lebih efisien dan minim kendala di kemudian hari.

Menentukan Bentuk Badan Usaha
Langkah awal dalam memulai bisnis di Indonesia adalah menentukan bentuk badan usaha. Pilihan yang paling umum meliputi:
- Perseorangan, cocok untuk usaha skala kecil
- CV (Commanditaire Vennootschap), sering dipilih UMKM
- PT (Perseroan Terbatas), ideal untuk bisnis yang ingin berkembang lebih besar
- PT PMA, khusus untuk investor asing
Pemilihan badan usaha ini akan memengaruhi proses perizinan, kewajiban pajak, hingga struktur kepemilikan bisnis. Oleh karena itu, pastikan bentuk usaha yang dipilih sesuai dengan rencana dan skala bisnis Anda.
Baca Juga: how to start a business in indonesia
Menyiapkan Dokumen Legal Dasar
Setelah menentukan badan usaha, tahap berikutnya adalah menyiapkan dokumen legal dasar. Umumnya, dokumen yang perlu dipersiapkan meliputi:
- KTP dan NPWP pemilik atau pendiri
- Akta pendirian perusahaan dari notaris
- Surat domisili usaha (jika diperlukan)
- Struktur kepemilikan dan pengurus perusahaan
Dokumen-dokumen ini menjadi fondasi utama dalam proses perizinan berikutnya. Dengan kelengkapan dokumen sejak awal, proses pengurusan izin akan berjalan lebih cepat dan tertata.
Mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB)
Saat ini, pemerintah Indonesia telah menyederhanakan perizinan usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS). Melalui OSS, pelaku usaha dapat memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) yang berfungsi sebagai identitas resmi bisnis.
NIB sekaligus menggantikan beberapa izin dasar seperti TDP, API, dan akses kepabeanan. Proses pengajuan NIB dapat dilakukan secara online, sehingga lebih praktis dan transparan. Setelah NIB terbit, bisnis Anda secara resmi terdaftar dan dapat melanjutkan ke tahap perizinan operasional.
Mengurus Izin Usaha dan Izin Operasional
Selain NIB, beberapa jenis bisnis memerlukan izin tambahan sesuai bidang usahanya. Misalnya, bisnis di sektor makanan dan minuman membutuhkan izin dari BPOM atau sertifikasi halal, sementara bisnis pariwisata memerlukan izin operasional khusus.
Jenis izin ini bergantung pada tingkat risiko usaha yang diklasifikasikan oleh pemerintah. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa seluruh izin yang relevan telah dipenuhi sebelum bisnis mulai beroperasi penuh.
Pendaftaran Pajak dan Kepatuhan Regulasi
Tahapan selanjutnya adalah pendaftaran pajak perusahaan. Setiap badan usaha wajib memiliki NPWP dan melaporkan kewajiban pajak secara berkala. Selain itu, perusahaan juga perlu memahami kewajiban lain seperti pelaporan keuangan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, serta kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan.
Dengan memenuhi kewajiban ini sejak awal, bisnis Anda akan lebih siap menghadapi proses audit maupun kerja sama dengan mitra strategis.
Pentingnya Pendampingan Profesional
Meskipun proses perizinan kini semakin terintegrasi, pada praktiknya banyak pelaku usaha masih menghadapi kendala administratif dan interpretasi regulasi. Oleh karena itu, menggunakan jasa pendampingan profesional dapat menjadi solusi untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan efisien dari sisi waktu.
Pendampingan yang tepat tidak hanya membantu dari sisi legal, tetapi juga memberikan arahan strategis agar bisnis dapat berkembang secara berkelanjutan.
Kesimpulan
Memulai bisnis di Indonesia membutuhkan pemahaman yang baik terkait syarat legal dan proses perizinan. Mulai dari penentuan badan usaha, pengurusan NIB, hingga izin operasional dan kepatuhan pajak, setiap tahapan memiliki peran penting dalam keberlangsungan bisnis. Dengan persiapan yang matang dan dukungan profesional, proses ini dapat dijalani dengan lebih mudah dan terstruktur.
Jika Anda ingin memulai bisnis di Indonesia tanpa repot mengurus legalitas dan perizinan yang kompleks, Watershore siap menjadi partner terpercaya Anda.
Dengan pengalaman dan pemahaman mendalam terhadap regulasi di Indonesia, Watershore membantu memastikan bisnis Anda berjalan aman, legal, dan siap berkembang




